Jumat, 01 Maret 2013

Memori (komputer)

Memori (atau lebih tepat disebut memori fisik) merupakan istilah generik yang merujuk pada media penyimpanan data sementara pada komputer. Setiap program dan data yang sedang diproses oleh prosesor akan disimpan di dalam memori fisik. Data yang disimpan dalam memori fisik bersifat sementara, karena data yang disimpan di dalamnya akan tersimpan selama komputer tersebut masih dialiri daya (dengan kata lain, komputer itu masih hidup). Ketika komputer itu direset atau dimatikan, data yang disimpan dalam memori fisik akan hilang. Oleh karena itulah, sebelum mematikan komputer, semua data yang belum disimpan ke dalam media penyimpanan permanen (umumnya berbasis disk, semacam hard disk atau floppy disk), sehingga data tersebut dapat dibuka kembali di lain kesempatan. Memori fisik umumnya diimplementasikan dalam bentuk Random Access Memory (RAM), yang bersifat dinamis (DRAM). Mengapa disebut Random Access, adalah karena akses terhadap lokasi-lokasi di dalamnya dapat dilakukan secara acak (random), bukan secara berurutan (sekuensial). Meskipun demikian, kata random access dalam RAM ini sering menjadi salah kaprah. Sebagai contoh, memori yang hanya dapat dibaca (ROM), juga dapat diakses secara random, tetapi ia dibedakan dengan RAM karena ROM dapat menyimpan data tanpa kebutuhan daya dan tidak dapat ditulisi sewaktu-waktu. Selain itu, hard disk yang juga merupakan salah satu media penyimpanan juga dapat diakses secara acak, tapi ia tidak digolongkan ke dalam Random Access Memory.

Penggunaan memori

Komponen utama dalam sistem komputer adalah Arithmetic and Logic Unit (ALU), Control Circuitry, Storage Space dan piranti Input/Output. Tanpa memori, komputer hanya berfungsi sebagai piranti pemroses sinyal digital saja, contohnya kalkulator atau media player. Kemampuan memori untuk menyimpan data, instruksi dan informasi-lah yang membuat komputer dapat disebut sebagai komputer multi-fungsi (general-purpose). Komputer merupakan piranti digital, maka informasi disajikan dengan sistem bilangan biner (binary). Teks, angka, gambar, suara

Pembagian memori

Dalam pembicaraan mengenai arsitektur komputer seperti arsitektur von Neumann, misalnya, kapasitas dan kecepatan memori dibedakan dengan menggunakan hierarki memori. Hierarki ini disusun dari jenis memori yang paling cepat hingga yang paling lambat; disusun dari yang paling kecil kapasitasnya hingga paling besar kapasitasnya; dan diurutkan dari harga tiap bit memori-nya mulai dari yang paling tinggi (mahal) hingga yang paling rendah (murah
dan video dikonversikan menjadi sekumpulan bilangan biner (binary digit atau disingkat bit). Sekumpulan bilangan biner dikenal dengan istilah BYTE, dimana 1 byte = 8 bits. Semakin besar ukuran memori-nya maka semakin banyak pula informasi yang dapat disimpan di dalam komputer (media penyimpanan)

Tentang proxy server dan fungsinya

Proxy berasal dari bahasa Latin proximus, yang berarti dekat. Proxy server adalah sebuah server yang membantu kita untuk mempertahankan privasi kita dalam mengakses Internet. Saat kita mengakses Internet menggunakan proxy, web page yang kita kunjungi tidak akan dapat melihat kita. Web page tersebut hanya akan melihat proxy yang kita gunakan saja. Proxy server beroperasi sebagai berikut.
Client tersambung dengan proxy server, dan meminta layanan tertentu seperti file, koneksi, akses web page ataupun lainnya. Proxy server kemudian mengevaluasi permintaan layanan tersebut sesuai dengan aturan filter nya.
Sebagai contoh, proxy server dapat menyaring traffic berdasarkan IP address atau protocol. Jika permintaan tersebut divalidasi oleh filternya, maka proxy akan menyediakan apa yang diminta dengan menyambungkan ke server yang diminta dan meminta layanan dari server tersebut untuk client nya.
Proxy server dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan antara lain:
  1. Untuk menyembunyikan server tertentu dari publik demi keamanan
  2. Untuk mempercepat akses ke resources yang diperlukan
  3. Untuk membuka situs-situs yang diblokir ditempat-tempat seperti sekolah, kantor, dan sebagainya.
  4. Untuk melewati kontrol keamanan/parental
  5. Untuk melindungi identitas saat sedang online
Proxy server yang melanjutkan permintaan dan jawaban tanpa modifikasi biasanya disebut dengan gateway atau tunneling proxy. Sebuah proxy server dapat ditaruh di komputer client, atau di beberapa lokasi diantara client dan server-server yang dituju.
Reverse proxy adalah sebuah proxy yang digunakan sebagai front-end, dengan maksud untuk mengontrol dan melindungi akses ke sebuah server atau private network. Biasanya reverse proxy melakukan hal-hal seperti load-balancing, authentication, decryption, atau caching.
sumber : http://www.klik-kanan.com/mengenal-proxy-server-dan-fungsinya.htm

Installasi Sistem Operasi Linux debian


  1. Catat spesifikasi dari perangkat keras yang digunakan dalam computer ( Monitor, VGA, Sound , Network Card , dll ).
  2. Setting agar booting aktif melalui CD ROM pada BIOS computer.Masukkan CD Installer dalam CD ROM, lalu restart computer.
  3. Tampilan awal dari installasi adalah sebagai berikut :

  • Untuk mengetahui informasi mengenai metode installasi tekan tombol F1
  • Sedang untuk mengetahui metode proses installasi ,tekan tombol F3
  • Pada kegiatan praktikum ini , metode installasi yang digunakan adalah installgui.
  • Tahapan selanjutnya adalah pemilihan bahasa yang digunakan dalam proses installasi . Untuk kemudahan installasi pilih bahasa English.
  • Selanjutnya pilih lokasi Negara yang diinginkan ( Cari Negara Indonesia , dalam bagian Other | Asia | Indonesia )

  • Tahap selanjutnya adalah pemilihan keyboard yang akan digunakan dalam proses installasi . Dalam hal ini pilih model keyboard American English.
  • Proses berikutnya adalah installer akan mengupdate informasi dari CD ROM .
  • Selanjutnya installer akan mengupdate informasi Komponen Installasi yang ada dalam CD ROM.
  • Installer akan mendeteksi Perangkat Kartu Jaringan ( Network Card ). Jika terdapat lebih dari 1 Perangkat Kartu Jaringan, maka pilihlah salah satu sebagai perangkat utama yang akan dikonfigurasi.
  • Pilihan utama dalam proses installasi, konfigurasi jaringan adalah secara otomatis menggunakan DHCP.
  • Jika tidak terdapat DHCP Server dalam jaringan , maka proses installasi akan menampilkan informasi kesalahan sebagai berikut :
  • Jika tidak berhasil dengan konfigurasi jaringan secara otomatis, maka pilihan selanjutnya adalah konfigurasi jaringan secara manual .
  • Tahapan pertama dari konfigurasi jaringan adalah pengisian IP Address . Untuk kegiatan praktikum isilah IP Address dengan 10.122.N.1 . N diganti dengan nama kelompok .
  • Isian selanjutnya adalah SubnetMask , isilah dengan 255.255.255.0 .
  • Isian selanjutnya adalah IP Gateway . Untuk kegiatan praktikum ini isilah IP Gateway sama dengan IP Address yang tadi diisikan .
  • Isian selanjutnya adalah IP dari DNS Server ( Name Server ) . Untuk kegiatan praktikum ini isilah IP Name Server sama dengan IP Address yang tadi diisikan .
  • Selanjutnya isikan nama komputer ( Host Name ) . Untuk kegiatan Praktikum , isikan dengan nama kelompok anda ( misal kelompok1,kelompok2,dst ).
  • Untuk pengisian Domain Name , sementara dikosongkan .
  • Proses selanjutnya adalah pembuatan partisi untuk sistem operasi Linux , dengan tahap awal pendeteksian disk .
  • Selanjutnya pemilihan metode pembuatan partisi . Untuk kegiatan praktikum pilih Guided – use entire disk.
  • Selanjutnya adalah pemilihan disk yang dibuat partisi .
  • Selanjutnya adalah pemilihan skema partisi sesuai dengan kebutuhan sistem . Untuk kegiatan praktikum ini pilih All Files in One Partition .
  • Hasil dari pembuatan skema partisi yang dipilih adalah terciptanya 2 partisi yaitu partisi sistem dan partisi swap . Untuk sistem operasi linux minimum partisi yang dibutuhkan adalah 2 yaitu partisi sistem ( bisa bertipe ext2,ext3 dan reiserfs ) serta partisi swap ( bertipe swap dengan ukuran minimal 2 x memori komputer ) .
  • Untuk melanjutkan tahapan selanjutnya ,pilih Finish Partitioning and Write Changes to disk .
  • Tahap selanjutnya adalah konfirmasi proses implementasi skema partisi dalam disk . Pilih Yes .
  • Proses selanjutnya adalah proses pembuatan partisi sesuai dengan skema partisi yang dibuat .
  • Kemudian pilih lokasi dari zona waktu yang ada :
  • Selanjutnya adalah konfigurasi jam oleh installer .
  • Pengisian password untuk user root . User administrator dalam sistem linux dikenal dengan nama user root .
  • Tahap selanjutnya adalah pembuatan pengguna ( user ) baru , dengan tahapan awal pengisian nama lengkap pengguna .
  • Tahap selanjutnya adalah pengisian nama pengguna ( user ) , harap diperhatikan bahwa nama pengguna adalah case sensitive ( penulisan huruf besar dan kecil terpengaruh ) .
  • Berikutnya adalah pengisian password untuk pengguna yang baru dibuat .
  • Tahap selanjutnya adalah proses installasi komponen utama sistem operasi .
  • Berikutnya adalah konfigurasi paket manager , apakah kita akan menggunakan sumber installasi lanjutan dari media jaringan . Untuk kegiatan praktikum ini pilih No .

  • Secara otomatis installer juga akan mengupdate informasi paket tambahan keamanan melalui media internet. Jika tidak terkoneksi dengan internet akan muncul informasi sebagai berikut :
  • Proses selanjutnya adalah proses persiapan installasi paket atau aplikasi tambahan .
  • Berikutnya adalah form pengisian survey mengenai aktifitas penggunaan paket . Untuk kegiatan praktikum ini , pilih no .
  • Berikutnya proses installer akan menjalankan tasksel ( aplikasi pemilihan paket ) .
  • Berikutnya muncul pilihan untuk paket atau aplikasi yang akan diinstal . Untuk kegiatan praktikum pilih paket Desktop Enviroment dan Standard System .
  • Selanjutnya adalah proses installasi paket-paket yang telah dipilih ( waktu yang dibutuhkan kurang lebih 15 menit , tergantung kemampuan komputer dan paket yang dipilih ) .
  • Jika paket yang dipilih adalah desktop environment , maka terdapat pemilihan resolusi monitor yang akan digunakan ( ada beberapa komputer yang langsung melewati tahapan ini ). Pilihan resolusi menyesuaikan dengan kemampuan vga dan monitor .
  • Tahap berikutnya installasi GRUB Boot Loader . Boot Loader adalah aplikasi yang digunakan untuk menampilkan pilihan sistem operasi yang ada dalam komputer . Boot Loader biasanya diinstall pada MBR ( master boot record ) suatu disk .
  • Pilihan ,apakah akan menginstal GRUB atau tidak . Untuk kegiatan praktikum ini pilih Yes .
  • Selanjutnya adalah tahap penyelesaian installasi dengan dilakukannya konfigurasi oleh installer .
  • Proses installasi telah selesai dilakukan . ( Keluarkan CD Installer dari CD ROM ) .
  • Tahapa aktifasi sistem baru , maka komputer akan restart atau reboot .
  • Tampilan awal setelah komputer hidup , maka akan muncul aplikasi GRUB sebagai berikut :
  • Selanjutnya proses yang terjadi sebelum sistem operasi Linux berjalan .
  • Tampilan awal dari desktop environment . Untuk masuk kedalam sistem masukkan terlebih dahulu nama pengguna ( nama pengguna buka root ) deserta passwordnya .
  • Jika nama pengguna ( user ) dan password yang dimasukkan benar , maka akan masuk kedalam sistem operasi Linux . Proses Loading ( pengambilan ) komponen dari desktop adalah sebagai berikut :
  • Desktop dari Sistem Operasi Linux Debian 4.0r0 ETCH menggunakan GNOME . Berikut tampilan dari GNOME pada desktop Debian 4.0 ETCH :
  • Perhatikan tahapan serta proses dari Installasi Debian 4.0r0 ETCH .
  • Secara Bergantian semua anggota kelompok melaksanakan proses Installasi Debian 4.0r0 ETCH .
  • Selamat Melaksanakan Kegiatan Praktikum !
  • Hardware Komputer

    Hardware (perangkat keras) komputer adalah perangkat komputer yang terlihat secara fisik, dapat disentuh dan merupakan perangkat yang secara langsung berinteraksi dengan manusia untuk memasukkan data yang kelak diolah menjadi informasi. Secara fisik, komputer terdiri dari tiga bagian terpisah yaitu monitor, cpu dan keyboard. Walaupun dalam bentuk notebook telah menyatu sedemikian rupa, namun masih tetap terlihat secara fisik ketiga perangkat tersebut ada di dalamnya.
    Hardware komputer biasanya dibagi dalam 4 (empat) unit, yaitu :
    1. Unit Input
    2. Unit Proses
    3. Unit Output
    4. Unit Penyimpanan
    1. Unit Input
    Unit Input yaitu perangkat keras yang berfungsi untuk memasukkan data yang akan diolah/diproses oleh komputer menjadi informasi.
    Yang termasuk ke dalam unit input diantaranya :
    • Keyboard, merupakan peranti masukan yang terdiri dari kumpulan huruf, angka dan karakter khusus. Keyboard juga memberikan kemudahan bagi user untuk memberikan perintah yang diperlukan apabila menekan kombinasi antara karakter yang ada pada keyboard dengan tombol-tombol tertentu.
    • Mouse, Peranti masukan dengan bentuk seperti tikus ini berfungsi untuk memindahkan pointer atau kursor secara cepat.
    • Scanner, berfungsi untuk menyalin (copy) file atau dokumen baik berupa teks atau gambar menjadi teks atau gambar digital.
    • Floopy Disk Drive, adalah alat untuk menulis, membaca data, dan merekam data.
    • CD-ROM ( Compact Disc-Read Only Memory), adalah alat untuk membaca CD (Compact Disc) atau VCD (Video Compact Disk) pada komputer.
    • CD-RW (Compact Disk-Read and Write), yaitu alat sertupa CD-ROM namun selain dapat membaca CD, dapat juga merekam data ke CD.
    • DVD-ROM (Digital Video Disc-Read Only Memory) adalah alat untuk membaca CD, VCD, atau DVD pada komputer.
    • DVD RW (Digital Video Disc-Read and Write), yaitu alat seperti DVD-ROM namun selain dapat membaca CD, VCD dan DVD, dapat juga merekam data pada keping DVD.
    • Touchpad, biasanya terdapat pada notebook. Memiliki fungsi yang sama dengan mouse namun dalam penggunaannya hanya cukup dengan memberikan sentuhan jari.
    • Joystick, merupakan alat yang biasa digunakan pada permainan (games) komputer
    • Light pen, yaitu pointer elektronik untuk memodifikasi dan mendesain gambar dengan screen (monitor).
    • Barcode, berfungsi untuk membaca suatu kode yang berbentuk kotak atau garis-garis vertikal tipis dan tebal yang selanjutnya diterjemahkan dalam bentuk angka-angka. Biasanya kode barcode ini ditemukan pada kemasan makanan, minuman, buku, alat elektronik serta produk-produk. Biasanya barcode ini memudahkan kasir yang ada di toko swalayan atau departemen store untuk mengidentifikasi suatu barang yang dibeli.
    • Kamera digital, merupakan kamera modern yang telah dimodifikasi sehingga tidakmemerlukan roll film. Kamera ini dapat langsung dihubungkan dengan komputer melalui kabel data, sehingga memudahkan user untuk mentransfer data baik berupa image (gambar) digital ataupun video.
    • Voice input, adalah alat yang berfungsi merubah suara sehingga terekam ke dalam komputer menjadi suara digital.
    • Graphics pads, Merupakan suatu peranti yang dapat digunakan untuk menggambar suatu objek pada monitor.
    2. Unit Proses
    Unit proses yaitu perangkat komputer yang berfungsi untuk memproses atau mengelola data yang masuk sehingga menjadi suatu informasi yang diinginkan.
    Otak komputer terdapat pada CPU (Central Processing Unit). Ada pendapat yang mengatakan bahwa CPU adalah seperangkat casing beserta isi yang ada di dalamnya. Namun pendapat yang lain juga ada yang mengatakan bahwa CPU adalah processor yang ada di dalam komputer. Kedua pendapat ini sama benarnya karena semuanya berfungsi sebagai unit proses.
    Adapun yang termasuk dalam unit proses, diantaranya :
    • Casing, yaitu kotak yang membungkus isi seluruh perangkat unit proses.
    • Processor, merupakan otak komputer atau chip pengolah utama yang berfungsi untuk mengolah data yang dimasukkan oleh unit input. Unsur penting yang ada pada processor yaitu : Arithmatic logic Unit (ALU), yaitu sebagai alat yang berfungsi melakukan perhitungan pada proses komputer; Control Unit, sebagai alat pengontrol proses kerja komputer.
    • Motherboard, yaitu papan rangkaian utama dimana merupakan tempat diletakkannya seluruh unit proses.
    • Memory, yaitu alat yang befungsi mengolah data dan instruksi serta menyimpan informasi.
    • Power Supply, Sebagai penyedia arus listrik untuk peralatan dalam CPU.
    • I/O Card (Input/Output Card), yaitu kartu elektronik yang menjadi penghubung antara motherboard dengan perangkat masukan serta perangkat keluaran pada komputer.
    • VGA Card, yaitu kartu elektronik yang menghubungkan motherboard dengan monitor.
    3. Unit Output
    Output yaitu perangkat keras yang berfungsi untuk mengeluarkan data yang telah diproses sehingga menjadi suatu informasi.
    Yang termasuk unit keluaran diantaranya :
    • Monitor, yaitu alat berbentuk layar kaca yang berfungsi untuk menampilkan data atau informasi yang telah diproses, baik dalam bentuk teks atau grafik.
    • Printer, merupakan alat untuk mencetak data sehingga menjadi hard copy.
    • Speaker, yaitu alat untuk mengeluarkan suara dari dalam komputer.
    4. Unit Penyimpanan
    Unit penyimpanan dapat diartikan sebagai perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menyimpan data, informasi, software ataupun program.
    Perangkat penyimpanan ini memiliki kapasitas tampung yang dihitung dalam satuan byte.
    Perhitungannya atau pengukurannya sebagai berikut :
    • 1 byte = 8 bit (sama dengan satu karakter)
    • 1 kilo byte = 1024 byte
    • 1 mega byte = 1024 kilo byte
    • 1 giga byte = 1024 mega byte
    • 1 terra byte = 1024 giga byte
    • 1 peta byte = 1024 terra byte
    Unit penyimpanan diantaranya :
    • Hard Disk, merupakan perangkat komputer yang berfungsi menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Hard disk terbagi menjadi dua jenis, yaitu Hard Disk IDE (Integrated Devive Elektronik) yang memiliki kapasitas 1,2 GB hingga diatas 8,2 GB. Hard Disk ini biasa digunakan untuk komputer personal. Selain itu ada hard disk SCSI (Small Computer User Interface) yang kapasitasnya lebih besar lagi dan biasanya digunakan sebagai server.
    • Disket, yaitu unit penyimpanan data berbentuk cakram dan terbuat dari bahan yang bersifat magnetik.
    • USB Flash Drive, merupakan unit penyimpanan data yang dapat menyimpan data hingga lebih dari 1 GB. USB Flash Drive terhubung dengan port USB dan memiliki bentuk yang mungil dan ringan sehingga mudah untuk dibawa.
    • Compact Disc (CD), yaitu media penyimpanan data yang berbentuk piringan dengan kapasitas 700MB.
    • CD RW (Compact Disk Read and Write), yaitu media penyimpanan data yang berbentuk piringan yang dapat membaca dan menuliskan data secara berulang.

    Cara menginstal dan mengkonfigurasi DNS Server pada Windows Server 2003

    Sebelum Anda mulai untuk mengkonfigurasi DNS, Anda harus mengumpulkan beberapa informasi dasar. Internic harus menyetujui beberapa informasi ini untuk digunakan di Internet, tetapi jika Anda mengkonfigurasi server ini untuk penggunaan internal saja, Anda dapat memutuskan apa nama dan alamat IP untuk menggunakan. 

    Anda harus memiliki informasi berikut:
    • Nama domain (disetujui oleh Internic).
    • IP alamat dan host nama setiap server yang Anda inginkan untuk memberikan resolusi nama untuk.
    Catatan: Server mungkin server mail Anda, akses publik server, server FTP, WWW server, dan lain-lain. 

    Sebelum mengkonfigurasi komputer Anda sebagai DNS, pastikan bahwa kondisi berikut ini benar:
    • Sistem operasi Anda dikonfigurasi dengan benar. Dalam keluarga Windows Server 2003, layanan DNS tergantung pada konfigurasi yang benar dari sistem operasi dan layanan, seperti TCP/IP. Jika Anda memiliki instalasi sistem operasi Windows Server 2003 yang baru, maka Anda dapat menggunakan pengaturan default layanan. Anda tidak harus mengambil tindakan tambahan.
    • Anda telah dialokasikan semua ruang disk yang tersedia.
    • Semua volume disk yang ada menggunakan sistem file NTFS. FAT32 volume tidak aman, dan mereka tidak mendukung kompresi file dan folder, kuota disk, enkripsi file atau individu file permissions

    Menginstal DNS

    1. Wizard komponen jendela yang terbuka. Untuk melakukannya, gunakan langkah-langkah berikut:
      1. Klik Start, klik Control Panel, dan kemudian klik Add or Remove Programs.
      2. Klik Add/Remove Windows Components.
    2. Komponen, pilih kotak centang Layanan jaringan , dan kemudian klik rincian.
    3. DiSubkomponen dari jaringan layanan, pilih kotak centang Domain Name System (DNS) , klik OK, dan kemudian klikberikutnya.
    4. Jika Anda diminta, dalam menyalin file dari, ketik path lengkap dari distribusi file, dan kemudian klik OK.

    Mengkonfigurasi DNS

    1. Mulai mengkonfigurasi Server Anda Wizard. Untuk melakukannya, klik mulai, arahkan ke Semua program, arahkan keAlat administratif, dan kemudian klik Mengkonfigurasi Server Wizard.
    2. Pada halaman Server peran , klik DNS server, dan kemudian klik berikutnya.
    3. Pada halaman Ringkasan pilihan , lihat dan mengkonfirmasi pilihan yang telah Anda pilih. Item berikut akan muncul pada Halaman ini:
      • Menginstal DNS
      • Menjalankan Mengkonfigurasi DNS Wizard untuk mengkonfigurasi DNS
      Jika halaman Ringkasan dari pilihan daftar kedua item, klik berikutnya. Jika halaman Ringkasan dari pilihan tidak daftar kedua item, klik kembali untuk kembali ke halaman Peran Server , klik DNS, dan kemudian klik berikutnya.
    4. Ketika Wizard Mengkonfigurasi Server Anda menginstal layanan DNS, pertama menentukan apakah alamat IP untuk server ini statis atau dikonfigurasi secara otomatis. Jika server Anda saat ini dikonfigurasi untuk mendapatkan alamat IP secara otomatis, halaman Konfigurasi komponen komponen Windows Wizard akan meminta Anda untuk mengkonfigurasi server ini dengan alamat IP statis. Untuk melakukannya:
      1. Dalam kotak dialog Properti sambungan Area lokal , klik Internet Protocol (TCP/IP), dan kemudian klikproperti.
      2. Di kotak dialog Properties protokol Internet (TCP/IP) , klik Gunakan alamat IP berikut, dan kemudian ketik alamat IP statis, subnet mask, dan default gateway untuk server ini.
      3. Dalam Pilihan DNS, ketik alamat IP dari server ini.
      4. Dalam Alternatif DNS, ketik alamat IP server DNS internal lain, atau kosongkan kotak ini.
      5. Setelah Anda selesai mendirikan alamat statis untuk DNS, klik OK, dan kemudian klik dekat.
    5. Setelah Anda mengklik tutup, mengkonfigurasi mulai DNS Server Wizard. Di wizard, ikuti langkah berikut:
      1. Pada halaman Pilih konfigurasi tindakan , pilih kotak centang membuat zona lookup maju , dan kemudian klikberikutnya.
      2. Untuk menentukan bahwa DNS ini menyelenggarakan sebuah zona DNS yang berisi sumber DNS records untuk sumber daya jaringan Anda, pada halaman Utama Lokasi Server , klik server ini mempertahankan zona, dan kemudian klik berikutnya.
      3. Pada halaman Nama zona , zona nama, menentukan nama zona DNS untuk jaringan Anda, dan kemudian klikberikutnya. Nama zona adalah sama dengan nama DNS domain untuk organisasi kecil atau kantor cabang.
      4. Pada halaman Dinamis Update , klik memungkinkan nonsecure dan aman dinamis update, dan kemudian klikberikutnya. Hal ini memastikan bahwa sumber daya DNS untuk sumber daya dalam jaringan Anda diperbarui secara otomatis.
      5. Pada halaman Forwarders , klik ya, itu harus meneruskan permintaan ke DNS Server dengan alamat IP berikut, dan kemudian klik berikutnya. Bila Anda memilih konfigurasi ini, Anda meneruskan semua permintaan DNS untuk nama DNS di luar jaringan Anda ke DNS baik ISP atau kantor pusat. Ketik satu atau lebih alamat IP yang baik ISP atau kantor pusat DNS server Anda menggunakan.
      6. Pada halaman menyelesaikan Mengkonfigurasi DNS Wizard dalam Mengkonfigurasi DNS Wizard, Anda dapat mengklik kembali untuk mengubah pengaturan. Untuk menerapkan pilihan Anda, klik Finish.
    Setelah Anda selesai Mengkonfigurasi DNS Wizard, mengkonfigurasi Server Anda Wizard menampilkan halaman ini Server adalah sekarang Server DNS . Untuk meninjau semua perubahan yang Anda buat ke server Anda dalam mengkonfigurasi Server Anda Wizard atau untuk memastikan bahwa peran baru dipasang berhasil, klik Konfigurasikan Server Anda log. Log Server Anda mengkonfigurasi Wizard terletak di %systemroot%\Debug\Configure Anda Server.log. Untuk menutup mengkonfigurasi Server Anda Wizard, klik selesai.

    Web Server

    Web Server adalah software server yang menjadi tulang belakang dari World Wide Web (WWW). Web server menunggu permintaan dari client yang menggunakan browser seperti netscape navigator, Internet Explorer, modzilla, dan program browser lainnya. Jika ada permintaan dari browser, maka web server akan memproses permintaan itu dan kemudian memberikan hasil prosesnya berupa data yang diinginkan kembali ke browser. Data ini mempunyai format yang standar disebut dengan format SGML ( Standard General Markup Language). Data yang berupa format ini kemudian akan ditampilkan oleh browser sesuai dengan kemampuan browser itu. Contohnya ialah bila data yang dikirim berupa data gambar, browser yang hanya mampu menampilkan text (misalnya lynx) tidak akan mampu menampilkannya dan jika ada akan menampilkan alternatifnya saja.

    Web Server, untuk berkomunikasi dengan clientnya (web browser) mempunyai protokol sendiri yaitu HTTP (HyperText Transfer Protocol). Dengan protokol ini, komunikasi antar web server dengan clientnya (browser) dapat saling dimengerti dan lebih mudah.

    Seperti telah dijelaskan diatas, Standar format data pada World Wide Web adalah SGML. Tapi sudah menjadi hal yang umum bahwa para pengguna internet lebih banyak menggunakan format HTML (HyperText Markup Language) karena penggunaannya yang lebih sederhana dan mudah dipelajari.

    Kata HyperText mempunyai arti bahwa seorang pengguna internet dengan web browsernya dapat membuka dan mambaca dokumen-dokumen yang ada dalam komputernya atau bahkan komputer yang jauh tempatnya sekalipun. Hal ini memberikan cita rasa dari suatu proses yang tridimensional, artinya pengguna internet dapat membaca dari satu dokumen ke dokumen yang lain hanya dengan mengklik beberapa bagian dari halaman-halaman dokumen (web) itu.

    Proses yang dimulai dari permintaan webclient (browser), diterima web server, diproses, dan dikembalikan hasil prosesnya oleh web server ke webclient lagi dilakukan secara transparan. Setiap orang dapat dengan mudah mengetahui apa yang terjadi pada tiap-tiap proses. Secara garis besarnya web server hanya memproses semua masukan yang diperolehnya dari web clientnya.

    Untuk membuat sebuah web server, maka kita akan menemukan berbagai macam persoalan, dimulai dari pemilihan software web browser yang manayang paling sesuai kebutuhan, apa spesifikasi hardware yang dibutuhkan, bagaimana kondisi interkoneksi jaringan internet yang ada, dan lain sebagainya. Belum lagi termasuk bagian pembuatan halaman-halaman webnya, mau menggunakan format apa (HTML, SGML, PHP, PHP3, CGI, dan lain-lain). Hal yang paling utama dalam proses pembuatan Web Server adalah memilih software mana yang akan digunakan sebagai web server kita.Untuk itu, perlu adanya beberapa pertimbangan sebagai berikut :
    1.     Komersial lawan Freeware (software gratis).
    2.     Kemudahan instalasi
    3.     Kemudahan mengonfigurasi
    4.     Kemudahan untuk menambah atau mengubah periferalnya.
    5.     Kemampuan software.
    6.     Besar ruang yang dibutuhkan untuk menyimpan file-file minimal yang dibutuhkan agar software berfungsi dengan baik
    7.     Prospek software tersebut dimasa yang akan datang
    8.     Performasi dan konsumsi sumber daya yang digunakan software itu.
    9.     Fasilitas apa yang mampu didukung software itu.
    10.   Dukungan Teknis (mempunyai site-site atau mailis untuk bertanya bila terjadi masalah).
    11.   Dukungan Platform (jenis sistem operasi apa saja yang dapat menjalankan software tersebut)
    12.   Dukungan terhadap third party (Apakah software ini dapat ditambahkan software tambahan sebagai pelengkap)

    Kamis, 28 Februari 2013

    Mengatasi Berbagai Masalah Wifi di Laptop dan NetbookvHotspot-an atau surfing dengan menggunakan koneksi Wifi bukan lagi menjadi barang langkah dan aneh. Di mall, cafĂ©, hotel, terminal, bandara, warnet bahkan di sekolah-sekolah kita telah tersedia akses Wifi baik yang gratis maupun berbayar. Menggunakan Akses Wifi (terutama yang gratis) memang mengasyikan, selain lebih mudah juga kita tidak perlu dipusingkan dengan masalah kabel LAN, tinggal aktifkan Wifi di Laptop, tunggu sampai proses scaning selesai dan akhirnya kita bisa connet internet dan mulai bersurfing di dunia maya. Namun ada kalanya kita mengalami berbagai masalah Wifi, seperti tidak bisa connect atau Wifi udah connect tapi ternyata kita tidak bisa internetan. Berikut ini adalah beberapa masalah Wifi yang seri dihadapi dan solusi untuk mengatasinya. Masalah Wifi Pertama : No Wireless Connection Aneh, memang padahal kita sudah berada di area hotspot atau Wifi, tapi sang Laptop malah memberikan notifikasi No Wireless Connection. Solusi untuk masalah seperti ini diantaranya adalah Cek, jangan-jangan koneksi Wifi di Laptop belum di ON atau masih Disable Coba beralih ke tempat yang lebih dekat dengan Router atau Acces Point dan tentunya hindari penghalang seperti tembok atau peralatan lainnya yang bisa mengkibatkan sinyal Wifi terganggu. Bisa juga dicoba untuk me-restart atau Reset Wifi Router atau Acces Point Cek SSID, kebanyakan laptop atau handphone akan menemukan secara otomatis SSID dari router atau Acces Point Wifi, namun jika ternyata SSID tersebut di hidden untuk alasan keamanan, maka Anda harus menambahkan SSID secara manual. Pastikan Network Card menemukan secara otomatis IP dan Gateway setting Jangan lupa pastikan untuk driver untuk Network Card atau Wifi di Laptop sudah uptodate Jika Anda menggunakan Windows 7, gunakan fitur Repair Connection, dimana Windows 7 akan secara otomatis mengatasi masalah yang berhubungan dengan koneksi yang error. Masalah Wifi Kedua: Wireless Connection but No Internet Access Pasti Anda seringkan mengalami dimana Wifi Sudah Connect tapi Tidak Bisa Internetan atau Tidak bisa Connect ke Internet. Beberapa solusi berikut bisa membantu Anda untuk mengatasi masalah seperti ini. Cek Wireless Router – pertama Login sebagai Admin di Wireless Router, pada network status pastikan bahwa koneksi internetnya emang sudah normal alias lancar dan tidak mengalami masalah. Buka dulu Browser baik itu Firefox, Chrome atau Dolphin Browser jika Anda menggunakan HP Android. Karena di beberapa tempat atau Hotspot seperti di warnet-warnet terkadang ada halaman Login untuk bisa memulai menggunakan Wifi. Jadi begitu tersambung ke Wifi, jangan langsung cek email atau Facebookan tapi buka dulu Browser Masukan ulang kode WEP atau WPA. Beberapa Hotspot memang dilindungi dengan proteksi baik itu WPA, WEP atau WPA2 jadi pastikan bahwa Anda telah memasukan kode keamanan dengan benar Cek Mac Anddress Filtering Coba menggunakan DNS Server yang lain Masalah Wifi Ketiga : Sinyal Wifi Drop atau Turun Naik dan Tidak Stabil Saat melihat indikator sinyal wifi di area notifikasi, terlihat bahwa sinyal Wifi turun naik alias tidak stabil, untuk mengatasi masalah seperti ini. Pastikan Anda berada tidak terlalu jauh di area Wifi, beberapa hotspot kadang hanya punya jangkauan 50 meter seperti di warnet-warnet, jadi pastikan bahwa Anda duduk di tempat yang tidak terlalu jauh dan juga tidak terhalang oleh tembok atau penghalang lainnya. Jika ada dua hotspot berdekatan, terjadinya gangguan sinyal bisa saja timbul karena menggunakan Wireless Channel yang sama, karena itulah coba untuk mengganti Wireless Channel yang berbeda. Jika jangkauan Hotspot Wifi memang terbatas dan hanya beberapa meter, cobalah memakai Wireless Repeater untuk memperkuat sinyal dengan jangkauan yang lebih jauh. Cobalah untuk mengupdate driver Wifi, atau driver router Saat untuk mengupgrade Wireless Router, masalah sinyala Wifi yang drop bisa diakibatkan karena Wireless Router yang sudah mengalami masalah, dan jalan terbaik mungkin sudah saatnya Anda mengganti Wireless Router dengan yang lebih baik dan lebih jauh jangkauan sinyalnya. Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook